Sunday, July 16, 2017

tentang blog




tulis, hapus, tulis, hapus, tulis lagi ...
Kadang-kadang saya suka bimbang mau nulis blog dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia

Kok ribet banget sih? 
Iya, seperti itu lah proses saya menulis blog, banyak pertimbangan yang intinya pingin supaya blog ini enak dibaca dan bermanfaat. 

Bedanya apa, kan tinggal klik tombol 'translate'?
Jelas beda, kalau dalam bahasa Inggris saya akan memposisikan para pembaca saya secara general, jadi apa yang saya tulis dan informasi yang di-share pun akan lebih general. Sementara kalau pakai bahasa Indonesia, apa yang saya tulis dan share bisa lebih lugas sehingga bisa lebih mengena ke pembacanya seolah sedang mendengar atau membaca cerita dari temannya sendiri. Lagipula bahasa inggris saya belum faseh jadi bisa lebih ekspresif kalau pakai bahasa Indonesia hihih.

Kemarin sempat tidak sengaja blog-walking karena lagi mencari referensi liburan ke Jogjakarta. Mampirlah ke beberapa blog, salah satu nya blog Andra Alodita. Well, saya follower-nya Alodita di Instagram, tapi ga pernah baca blognya. Dan ternyata, blog-nya asik untuk di baca, dari bahasanya yang cukup mudah dimengerti, tulisan di postingannya tidak terlalu panjang dan foto-foto nya yang menarik. Saya juga blog-walking ke blog-nya Diana Rika Sari, yang dulu sering saya baca tapi sekarang jarang ditengokin lagi karena terlalu asik dengan instagram. Gaya penulisan Diana lebih banyak tentang kontemplasi dan renungan hidup dibanding Alodita yang lebih banyak bercerita tentang keseharian, tapi blog Hot Chocolate and Mint nya Diana tetap ga kalah menarik untuk dibaca loh. Kenapa dua-duanya sama-sama menarik? karena menurut saya dari cara mereka menulis dan bercerita punya ciri khas tersendiri, they put their thought and soul on every post they write.

Selain ke blog-nya Andra Alodita, saya juga sempat nyasar ke sebuah blog yang juga bercerita tentang salah satu objek wisata di Jogjakarta. Blog tersebut di dekorasi dengan stempel-stempel perkumpulan blogger, yang bikin saya excited untuk baca-baca postingannya karena baru menemukan blog yang eksis. Jadi, di postingan yang saya baca, si penulis bercerita tentang salah satu museum di Jogjakarta, isi postingannya cukup informatif tapi dari cara menulisnya ga bikin saya penasaran ingin lanjut membaca sampai selesai. Bahkan beberapa kalimat ada yang copy paste dari website museum-nya. Ga seperti apa yang saya harapkan sih,,,

Sebagai orang yang punya blog (tidak menyebut diri sendiri sebagai blogger karena terlalu beerraaattt, dan saya ga segitunya eksis di dunia maya), pingin rasanya apa yang saya tulis bisa bikin orang senyum-senyum kalau sedang baca postingan yang menyenangkan atau exciting,  atau mereka manggut-manggut ikutan setuju sambil bilang dalam hati 'iih kok dia sama sih sama gue !' kalau sedang baca gagasan pemikiran dan perasaan yang saya tulis di postingan blog ini. Meskipun setiap orang pasti punya talenta dan gaya bercerita masing-masing, tapi semoga blog ini bisa jadi salah satu blog yang bikin senyum-senyum dan manggut manggut ketika dibaca. (^^)/

oopss padahal seharusnya menulis postingan tentang wisata di Melbourne
tapi malahan curhat dong maaah !!
anyway , thank you for reading 
sampai ketemu di postingan selanjutnya :)

salam,
Wulan


Sunday, July 9, 2017

Idul Fitri 1438 H



Duh judulnya kok plain banget yaa, tapi ga apa yaah nama nya juga penulis amateur nan mood-mood-an pulak. Melalui postingan ini, saya mengucapkan .... 


Selamat Hari Raya Idul Fitri 
Mohon Maaf Lahir Batin 
:) 

Semoga ibadah kita selama bulan Ramadhan yang lalu menjadi pemberat timbangan amal di hari perhitungan kelak, dan semoga kita diberi kesempatan bertemu dengan Ramadhan yang akan datang. 
aamiin.
Doa yang selalu di panjatkan di akhir solat Ied adalah doa meminta di pertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan. Walaupun dari tahun ke tahun ibadah nya ya begitu-begitu saja sih, tapi alhamdulillah dua Ramadhan terakhir ada sedikit perbaikan ^^. Selain ibadah yang begitu-begitu saja, saya juga merasa perayaan Lebaran dari tahun ke tahun semakin gitu-gitu aja, seadanya dan ga semeriah saat saya masih kecil dulu.
Is it only me or you guys also feel the same?  

Dulu sewaktu masih kecil, tentunya waktu masih ada mama, persiapan lebaran sudah dimulai sejak hari ke-15. Mulai dari beli bahan-bahan untuk kue lebaran, cicil bikin kue lebaran sampai bertoples toples, lalu menjelang hari Ied mulai cari baju lebaran, beresin rumah lebih dari biasanya, ganti taplak meja makan :D, pesen ketupat sampai masak sayur kuah ketupat lengkap dengan rendang, ayam, goreng ati, sambal pete. Saking banyaknya makanan, bisa sampe satu minggu makan ketupat dan kue lebaran terus terusan.
duuh saya yang lagi syawalan jadi ngiler begini nulis nya.

Tapi beberapa tahun terakhir ini, lebaran yang saya rasakan jauh lebih sederhana, pesan ketupat dan masak lauk pendamping ketupat secukupnya saja, kue lebaran pun beli. Malahan yang lebih bikin sedih yaitu lebaran tahun lalu ga ada pete sama sekali di sayur ataupun di sambal karena pete lagi mahal banget dan langka, cry cry deh T_T.
**yang ga suka pete bisa skip aja bagian yang tadi ga usah di baca (^^)/

Silaturahmi 'keliling' lebaran pun juga ga seperti dulu yang biasanya ada 'keliling' hari pertama, hari kedua bahkan kadang sampe hari ketiga. Tapi looh ma.. pa... baju lebarannya cuma dua stel aja, jadi hari ketiga ga pake baju lebaran :D . Di jaman milenial ini, (entah jaman apa maksudnya ya jaman sekarang, you know what I mean, right), hari pertama pun biasanya ditutup dengan pergi ke mall. Don't get me wrong, aku juga hari pertama lebaran sudah ke mall, tapi ada perasaan bersalah gitu loh, kan seharus nya masih bisa diusahakan silaturahmi ke rumah saudara atau kerabat yang lain.

Anyhow, dibalik perasaan kurang puas dengan kebiasaan perayaan lebaran yang semakin berkurang geregetnya, tapi saya bersyukur lebaran kali bisa ini semakin mempererat tali silaturahmi keluarga besar datuk Marzuki Gani. Saudara sepupu dan keponakan keturunan datuk Marzuki Gani semakin banyak yang datang dan berkumpul merayakan lebaran bareng-bareng. 

dipoto ini ada 4 generasi keluarga datuk Marzuki Gani, and I'm the second generation and yess it's mean that I am already a grandma and have grandson from my cousins

Oia satu lagi kebiasaan yang dulu sering dilakukan keluarga saya yaitu liburan keluarga setelah lebaran. Biasanya hari ke 3 atau ke 4 setelah lebaran kami berangkat dan menginap di Puncak Cisarua. Karena hampir setiap tahun selalu dilakukan, saya dan kakak-kakak yang awalnya excited banget usai lebaran lalu liburan ke puncak, lama- lama mulai merasa jenuh dan malas pergi berlibur karena vila yang disewa itu-itu aja. Maklum si papa cari vila yang dapat potongan harga :D . Tapi sekarang saya baru menyadari dan bersyukur atas usaha mama dan papa untuk membawa saya dan kakak-kakak liburan keluarga sebagai bagian dari perayaan lebaran. Mungkin kalau kami berlibur hanya dalam 1 atau 2 kali lebaran, memori bahagia dan excited-nya perayaan lebaran ga akan ada di ingatan saya seperti sekarang. 

Saya berkeinginan agar keponakan-keponakan saya bisa punya memori seru nya lebaran seperti halnya memori yang saya punya. So, lebaran kemarin saya mengajak keluarga untuk liburan bersama. Saya pilih tempat menginap di Highland Park Resort Bogor, dengan pertimbangan jarang tempuh yang lebih dekat dan ga terlalu macet dibandingkan harus ke daerah Puncak Cisarua, dan juga bentuk penginapan yang seperti tenda mongolian bisa jadi pengalaman yang berbeda dari sekedar menginap di kamar hotel. 




Selain bentuk penginapannya yang unik, The Highland Park Resort ini punya banyak fasilitas yang seru seru. Mereka menyediakan fasilitas kolam renang dengan 2 perosotan yang seru (beneran seru cos I've tried it ^^), playground, mini zoo, rumah bunga, juga ada fasilitas lain dengan biaya tertentu seperti golf driving range, berkuda, ATV, dan paint ball.

insta-worthy picture of my niece



superior tent yang kami sewa

okey donkey,
thank you for reading.
I hope you enjoy your lebaran holiday
and makes a lot of memories !!

Salam 
Wulan


Tuesday, October 4, 2016

Short Escape Jogjakarta


Hmmm,, 
Yang bener Jogjakarta atau Yogyakarta sih? 
Anyway, bulan lalu saya berkunjung ke Jogjakarta. It was literally a short escape karena saya berada di Jogjakarta hanya 1,5 hari sajah. Jadi ceritanya, saya mendapat undangan untuk menghadiri pernikahan teman sekantor, yang kebetulan acaranya digelar di Jogjakarta. Bagi saya, menghadiri undangan pernikahan di luar kota itu selalu jadi pembenaran untuk bisa (short) escape dari rutinitas kantor. Karena undangannya lumayan mendadak, harga tiket kereta dan pesawat menuju Jogjakarta sudah lumayan tinggi. Dengan berbagai pertimbangan, well pertimbangan utamanya jelas harga tiket siih, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat Sabtu siang dan pulang Minggu malam. Karena memang dasar anaknya kurang piknik, jadi saya lumayan excited dengan perjalanan ini. Sejak seminggu sebelum berangkat saya sudah browsing tempat-tempat yang ingin dikunjungi. 
So this is the highlight of my short trip to Jogjakarta...

Stay @Hotel 101 Jogjakarta   
Alasan saya memilih untuk menginap di hotel ini karena...... yang bayarin mesennya hotel ini hehehe. Alhamdulillah ada salah satu boss di kantor yang berbaik hati menyediakan akomodasi di hotel ini. Hotel ini terletak di Jalan Mangkubumi, deket banget dengan Monumen Tugu. Lingkungan di sekitar hotelnya cukup rapih dan lingkungan di dalam hotelnya pun cukup bersih. Kalau saya cek di portal booking hotel, rate kamarnya masih dibawah rata-rata hotel bintang tiga di Jakarta loh.  Sebenernya hotel ini ga terlalu besar, tapi somehow the entrance of this hotel has got me at hello! jalur mobil masuk menuju loby dibuat cukup rimbun dengan tanaman rambat yang menjuntai juntai, loby nya pun ga besar tapi cukup nyaman dan terang.

pic credit to jogjastreet.com

o'ya, it is very recommended for you to book a room with pool access. Alhamdulillah lagi kemarin kamar yang di booking adalah kamar yang punya akses langsung ke kolam renang. Karena kamar-kamar di hotel ini tidak terlalu besar, pemandangan dan akses langsung ke pool jadi nilai plus-plus banget. Kalau booking kamar tipe deluxe pool ini, selesai berenang bisa langsung masuk kamar dan bilas di kamar mandi sendiri atau waktu malam juga bisa duduk-duduk di teras sembari menikmati pemandangan lampu-lampu yang memantul di kolam. 



woke up for this

Lunch @Hontje Restaurant
Dari hasil browsing tempat menarik untuk di kunjungi di Jogjakarta, saya menemukan list beberapa tempat makan yang recommended dan salah satunya adalah Hontje Restaurant. Saya senang sekali waktu tau ternyata Honje Restaurant ini hanya selemparan batu dengan Hotel 101. Sewaktu saya datang ke restaurant ini, saya ga berharap banyak dengan makanannya, selain karena memang sudah sangat lapar, asal kan tempat nya cantik untuk difoto saya juga udah bahagia *anaknya instagram banget yaah*.  Beyond my expectation, ternyata makanannya enak-enak ! ^^. Sayangnya makanannya ga sempet difoto yaah ,, karena langsung di lahap hap :D. O'iya Honje Restaurant ini ada di lantai dua, dan punya ruangan indoor dan outdoor. Sementara di bawah restaurant ini ada butik Dowa, brand tas anyaman yang sudah terkenal banget itu looh. Asik kan bisa makan, nongkrong, foto-foto dan belanja. 










Explore Taman Sari Water Castle
Sebenarnya saya sudah beberapa kali liburan ke Jogjakarta, tapi belum pernah explore tempat-tempat bersejarahnya karena dulu highlight  liburannya seputaran belanja batik di Malioboro :P. Karena mau ngerasain liburan yang berbeda, dan to be honest batik sekarang juga banyak yang lucu-lucu di instagram :D, belanja batik jadi urutan ke sekian dalam check list liburan kali ini. Saya penasaran banget sama Taman Sari Water Castle jadi kemarin saya agak kekeuh harus sempet ke sana sebelum pulang ke Jakarta. Selesai menghadiri undangan pernikahan teman kerja, saya langsung menuju ke Taman Sari. Pada mula nya saya berniat ganti pakaian dengan outfit yang lebih santai, tapi karena kejar-kejaran dengan waktu dan ga ada tempat untuk ganti pakaian jadilah saya ke Taman Sari dengan pakaian seadanya setelah 'kondangan'. Turns out, it fits the environment very well ^^   Saya serasa seperti putri keraton yang mau main-main air *putri ya bukan selir, dan main air ya bukan berenang, karena saya ga bisa berenang* :P . Saran penting nih untuk yang mau jalan-jalan ke tempat bersejarah seperti Taman Sari Water Castle... do hire a tour guide! Taman Sari ini sebenarnya tempat wisata yang relatif kecil, tapi kalau menyewa tour guide kita bisa dapat banyak informasi tentang sejarah dari tempat wisata yang kita kunjungi. Isn't it excited to know and to imagine what happened at the place you step-on hundred years ago?. Tour guide yang umumnya warga lokal bisa kasih kita informasi yang mungkin ga ada di internet dan bisa kasih unjuk jalur wisata yang anti-mainstream untuk dilalui. Seperti tour guide yang menemani saya jalan-jalan kemarin, mengkoreksi kalau Taman Sari bukanlah Water Castle tapi hanya Swimming Pool  tempat raja dan selir-selirnya berenang. Water Castle yang sebenarnya ada di sisi lain dari Taman Sari itu sendiri. Saya juga dijelaskan kenapa istananya diberi nama Water Castle, yang ternyata karena memang pada saat masih berdiri, istananya dikelilingi oleh air yang mengalir dari Kali Code. Si Bapak tour guide sempat membawa saya ke area Water Castle melalui jalur yang ga umum dilalui oleh wisatawan. Saya dibawa melewati kampung batik dan kampung internet yang katanya pernah dikunjungi oleh boss-nya Facebook. cool right?




with Irma

keuntungan lain kalau kita pakai tour guide yaitu ada yang bisa dimintain tolong foto ^^ dan bahkan biasa nya mereka lebih tau spot spot oke untuk foto looh !

Hangout @Skybar Ibis Style Jogjakarta
I always have things with rooftop. Karena waktu di Melbourne saya suka hangout di rooftop bar,  saya kadang merasa kangen untuk nongkrong di rooftop cafe semacam itu. Ketika tau ada skybar di Jogjakarta, tempat ini langsung masuk ke dalam list tempat yang mau dikunjungi. Sayangnya selama 1,5 hari saya di Jogjakarta, cuacanya sering mendung dan hujan. Tapi demi ga penasaran dan demi feed instagram, saya tetap pergi ke Skybar Ibis Hotel sore menjelang pulang ke Jakarta. 




thank you for reading ^^
salam
Wulan 
<3