Tuesday, December 31, 2013

New Day New Life


Assalamualaikum

Yellow all, it was such a loooong time didn't post anything here. Since this mid-year I've been busy preparing my study which will be started on January 2014 . I'm no longer busy with office activities which are always blamed as the reasons I rarely update my blog and business. Surprisingly, this study thingies took my time and thought more than office stuffs, so I lil bit abandoned my WAM and my blog. However, I keep my eyes on what happens in hijab-fashion industries. Frankly, makes me envy, seeing existing label grown bigger and new brand keep entering this industries. But, life is a choice and for this time I've chose study as my priority. I hope by the time I finish my study, you all haven't forgoten my brand - WAM - 

2014 is coming, as I recap my best moment in 2013, I realised that Allah was very very kind to me. I can't even remember what made me sad during this year. 


trip to Bali - trip to Singapore - joined IIFF - joined IALF - my Bday

The most important things from my 2013 is the people I shared the moment with. Thank you for all of you who were there with me when great things happened. Most of all, thank you Allah 

Lets end this 2013 with Alhamdulillah
and start 2014 with Bismillahirrahmanirrahim

may Allah bless us always


salam
~ Wulan 





Monday, August 12, 2013

Happy Ied Mubarak




dear Lovely WAM Dolls

Happy Ied Mubarak, 
mohon maaf lahir dan batin
semoga kita dipertemukan lagi 
dengan Ramadhan yang akan datang

~wulan~

 

Friday, May 3, 2013

Titipan


Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,bahwa :
sesungguhnya ini hanya titipan,

bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?

Dan kalau bukan milikku,apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…

“ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”


~WS Rendra~



manusia memang suka menyiksa dirinya sendiri....

Itulah yang terucap dalam hati saya ketika saya mencari tulisan WS Rendra ini di timeline tahun 2010 di akun facebook saya. Dan ketika menyusuri timeline-timeline yang lain, saya seperti flashback ke hidup saya di tahun 2010, melihat foto-foto nya, melihat siapa yang ada di foto-foto nya, merasakan kembali rasa yang ada di tahun itu. Semester pertama tahun 2010 adalah saat-saat penuh perasaan cinta dalam hidup saya, saat-saat bergelora, serasa menjadi wanita yang berbeda,,, wanita yang akan melengkapi hidupnya dengan menerima seorang lelaki sebagai suami nya. Dan yang paling membahagiakan lagi adalah saya memutuskan menuju ke jenjang selanjutnya tanpa proses berpacaran, cara yang sangat dianjurkan di agama Islam. Lalu bagaimana dengan semester kedua nya? hhmm,,
Semester kedua adalah saat-saat yang berat untuk hidup saya, karena apa yang saya rasakan sebelumnya direnggut lagi oleh laki-laki yang sama dengan yang memberikan segala sukacita kepada saya, lelaki yang mau menikah dengan saya memutuskan untuk membatalkan rencana pernikahan kami 3 bulan sebelumnya.  
Beratnya kejadian yang saya alami ini tidak dihitung dengan banyaknya air mata yang saya teteskan seperti halnya putus cinta yang sudah saya rasakan sebelumnya, karena seingat saya tidak banyak saya menangisi kepergian dia. Namun kejadian ini masih membekas dan tertinggal di dalam hati, sampai ke alam bawah sadar saya. Saya katakan alam bawah sadar karena saya sendiri pun tidak menyadari seberapa dalam kejadian ini membekas sampai saat saya psikotes awal tahun 2012 lalu untuk keperluan kepegawaian di kantor. Salah satu bagian dari psikotes adalah menulis essay singkat atas pertanyaan :  

pengalaman buruk apa yang terjadi pada 2 tahun terakhir dan 
prestasi apa yang telah anda capai pada 2 tahun terakhir

Sesaat saya hilang ide, dan sempat ragu-ragu untuk menjawab pertanyaan itu, tapi setelah dipikir -pikir, kalau harus jujur sejujur jujur nya tidak ada jawaban lain, selain :

pengalaman buruk yang saya alami adalah batal menikah dan 
prestasi yang telah saya capai adalah saya bisa melewati masa-masa terpuruk saat itu 

Entah apakah jawaban itu profesional dan berhubungan dengan kepentingan kepegawaian kantor atau tidak tapi itu lah jawaban saya yang paling jujur. Sejak itu lah saya sadar, saya mungkin berhasil move on dari tahun 2010, namun semua itu masih menjadi bagian hidup saya sampai saat ini... Rasa getir dan sakit ketika kebahagiaan saya diambil masih terasa, terutama belakangan ini ketika beberapa teman saya akan menikah dengan lelakinya masing-masing. Dan ketika rasa gundahnya datang, saya berusaha singkirkan dengan mengingat-ingat tulisan WS Rendra diatas dan teori kantung yang pernah diutarakan seorang teman baik

.....Setiap masing-masing kita sudah punya kantongnya sendiri-sendiri, isinya juga ga sama. Mungkin kantong adek udah terisi Coklat bermerk 'gelar sarjana' dan Permen rasa 'bisnis WAM' tapi adek belum punya Coklat rasa 'menikah'. Begitu juga sebaliknya, temen adek mungkin sudah punya Coklat rasa 'menikah' di kantongnya, tapi belum tentu dia sudah punya Coklat bermerk 'gelar sarjana' dan Permen rasa 'bisnis WAM' ......


Saat ini, saya berusaha mengingat kembali dan meresapi makna dari 'titipan' dan 'kantung' yang saya miliki sekarang. Semoga Allah swt selalu menguatkan saya disepanjang perjalanan saya menuju kesebuah tujuan yang saya idamkan. amien.

Dan buat kamu, kamu dan kamu, temen-temen tersayang yang mungkin sekarang lagi baca post ini, moga-moga semua berjalan dengan lancar ya, happily ever after forever and ever...
love you guys,,

Salam, Wulan
la tahzan innallaha ma'ana


 

Monday, April 8, 2013

Square Hijab Tutorial


Assalamualaikum 

Happy Monday Everybody,,
another tutorial a la me
have a look at the steps, here it is


I'm wearing 150cm x 150 cm scarf

1. Wear scarf symetrically
2 & 3. Bring the tips of scarf to the back of the head and knot it
4, 5 & 6 Slipped the scarf on each side of your head to the front and pin it
7. Bring the rest of the scraf to the front, make it shorter on oneside so you will create triangle shape on your back
8. Bring the long side scarf to the short side and pin it.
9. Done ..


Maybe some of you see that this hijab style is not a new thing esp. if you are a Hijabista a.k.a hijaber fashionista (neey I just make that abbreviation a second ago and I don't know whether it is a common word or not) and a fans of Hana Tajima. But frankly, I never really know exactly how she makes her hijab style, but these are the ways I create that hijab look. Soooo hope it's useful for you. 


Btw, I'm wearing WAM SHAWL SERIES 


I like to give my product a name, and for this shawl I named it EVITA EYELASH *wink wink


WAM SHAWL SERIES
Evita Eyelash (code EE)
200cm x 75cm
Price IDR 70k


complete your WAM outfit with WAM SHAWL SERIES gurls .. wohhooo


thanks for reading,
salam, Wulan


  
    












Monday, April 1, 2013

three in one


Assalamuallaikum
Yellow you guys !!

How was your long weekend? hope it was as great as mine. Actually my long weekend truncated a day because Bunbun went to Denpasar for an office trip. But right away after Bunbun landed Jakarta on Saturday, we start to catch up our weekend. We went to White Box cafe and watch Madre at the cinema. Maybe it sounds very usual date for some people, but not for me and Bunbun. We rearly go to fancy cafe or restaurant, and never watch a movie on its early release. So for me, there are enough reasons to say that my weekend is great ^_^

Btw, for you Fashionistas, must be know well that stripes, leopard and skull are still become a fashionable items lately. If you feel too excited to wear those items, but you only have weekend time to explore your wardrobe like me (since I have to dress proper and wear uniform to the office), you can put those three together on one outfits. It surely elevate your style, but don't forget to keep it in the same tone colors. You don't want to hurt peoples eyes, right?  And this is what happen when I put stripes, leopard and skull together..



 


meet Loewee, my recent fav shoes. Loewee is for Leopard Wedges, this is what will you do when you love something too much, you give it a nick name ihihihi. I found Loewee at Payless, it's falling love at the first sight, feels like Cinderella find her glass shoes *lebay

 
chillin' pose 

I wore shawl from WAM shawl series called Scattered Skull (code. SS)
for order you can text me 0817838526 or BB 26a42b9e
the scarf only cost IDR 70k, so grab it gurls!!



thanks you reading
salam, Wulan



Monday, March 25, 2013

Maxi Scarf Tutorial


Assalamuallaikum y'all
It's really really long time not seeing you here, not that I've been very busy but I recently more into instagram, so you can also find me there. My daily activities still about office, bunbun and WAM next collection,, uuugh excited yet anxious about the production process will run well or not

Btw, I'm not a hijab-style person, if you acknowledge I often wear a simple hijab. But lately I like to cover my head using the maxi scarf like how Dina Tokio wear her veil. She inspires all of us, doesn't she? I wanna share how I wear my maxi scarf, so here it is . . .


wear your inner ninja and prepare your maxi scarf with measurement 170 cm X 110 cm (1), put the short side of the scarf (110cm) on your head symmetrically (2), pinned it under your chin (3), bring the whole scarf to the front (4) and encircle your head (5) repeat the step 3 and 4 again, encircle the scarf on your head (6), adjust the scarf so it won't be to tight on your neck and to create a nice drapery effect (7) and traadaaa..... it's a wrap!

You can pinned the scarf with tuspin anywhere you like, to make sure the scarf is steady enough to wear for your activities all day

Some people start with the long side (170 cm) when wear maxi scarf, but I prefer to start with the short side because I like if the scarf print faced to the front

This is my first tutorial, and still have no idea whether I will continue doing this (make a tutorial) or not cos there are a lot of pretty hijabers out there who are more expert and creative on making a hijab style. Let me know what you think about this tutorial,  hope this tutorial can inspire you like what my reason when start writing this blog...
to inspire at least one person


salam, love
Wulan